Selasa, 26 Juni 2018

Ajak siapa ya? 3 Cara Memilih Teman untuk Traveling Bersama

Traveling bersama teman adalah kegiatan yang seru. Selama perjalanan, ada orang untuk berbagi kesenangan dan kesedihan. Anda juga tidak akan terlalu bingung karena bisa berdiskusi dengannya. Tetapi, tidak semua orang cocok dijadikan teman traveling. Supaya tidak menyesal, simak dulu 3 cara memilih teman traveling yang tepat berikut ini.


1. Pilihlah orang yang sudah dikenal cukup lama


Pertimbangkanlah untuk mengajak orang-orang yang terdekat dengan Anda. Contohnya yaitu keluarga, pacar, dan sahabat. Tentu mereka sudah mengenal Anda lebih lama dan lebih baik. Begitu pula sebaliknya. Bersama mereka, tidak perlu repot-repot menyesuaikan diri lagi. Berbeda kalau Anda pergi dengan orang yang baru saja dikenal.

Bagaimana jika Anda tidak bisa liburan dengan orang-orang terdekat? Bisa karena tidak adanya waktu kosong yang bersamaan, karena kesibukan, dan sebagainya. Jika demikian, cobalah mengajak teman lain yang tidak terlalu dekat. Pastikan Anda menyeleksinya dengan benar. Kalau perlu, buat kesepakatan bersama sebelum berangkat.

2. Hindari orang-orang yang bersifat buruk


Tidak ada orang yang sempurna, semua orang pasti punya kekurangan. Walau demikian, Anda tetap perlu menyeleksi orang-orang yang hendak diajak traveling. Hindari mereka yang memiliki sifat buruk, misalnya suka menyalahkan orang lain. Tentu hal tersebut akan membuat tidak nyaman selama traveling karena Anda berdua bisa bertengkar terus. Lebih baik pilih orang yang mau menyadari kekurangannya dan tidak menimpakan kesalahan pada orang lain. Sifat tersebut sangat penting, sebab ada berbagai kejadian tidak terduga yang bisa terjadi selama traveling. Contohnya ketinggalan pesawat.

Anda juga perlu mewaspadai sifat-sifat orang yang bisa menghambat traveling, seperti malas bangun pagi. Hal itu bisa merugikan Anda berdua. Banyak hal yang bisa dilakukan saat traveling, padahal waktunya pendek. Kesempatan akan makin terbatas kalau teman Anda baru bisa bangun siang. Saat keluar dari penginapan, hari sudah panas dan lalu lintas ramai. Tentunya hal tersebut kurang nyaman, apalagi jika hendak berjalan kaki. Jadi pilihlah teman yang rajin dan tidak merepotkan.

Jika menginginkan teman seperjalanan yang baik, tentunya Anda juga harus berusaha bersikap seperti itu. Sebisa mungkin hindari konflik selama perjalanan. Kalau ada masalah, sampaikan dengan kata-kata yang sopan. Segera minta maaf kalau Anda melakukan kesalahan. Hal lain yang tidak kalah penting adalah jangan memaksa. Kalau Anda masih ingin pergi ke berbagai tempat tetapi teman sudah capek, beristirahatlah dahulu. Pastikan dia sudah cukup kuat sebelum lanjut pergi lagi. Pilihan lain, Anda bisa meninggalkannya di penginapan untuk beristirahat dan pergi jalan-jalan sendirian.

3. Buat kesepakatan bersama sebelum berangkat


Tidak perlu kesepakatan resmi secara tertulis, tetapi buat saja kesepakatan lisan. Ajak teman Anda bertemu beberapa hari sebelum keberangkatan. Bicarakan apa saja yang hendak dilakukan saat traveling serta tempat apa saja yang ingin dikunjungi. Pastikan untuk membuat jadwal perjalanan yang memuaskan kedua belah pihak. Jadi, tidak akan ada salah satu yang merasa dirugikan selama traveling. 

Anda dan teman Anda juga perlu membuat kesepakatan untuk saling menjaga. Sebab, keselamatan adalah hal utama selama traveling. Jangan sampai kurang komunikasi dan terpisah jalan secara tidak sengaja. Sebab, hal tersebut akan membuat bingung kedua belah pihak, apalagi kalau tidak bisa saling menghubungi lewat ponsel. Lebih baik berjalan bersama kecuali tiba saatnya untuk menjelajah sendiri-sendiri. (source)


EmoticonEmoticon